Ini Cara Kerja Algoritma TikTok dan Sistem Moderasinya | Retorikaku

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Cara Kerja Algoritma TikTok dan Sistem Moderasinya

– TikTok sebagai platform video singkat dikabarkan bekerja dengan langkah nan berbeda dibandingkan media sosial. Hal tersebut disampaikan oleh Anggini Setiawan selaku Head of Communications TikTok Indonesia dalam workshop bertema ‘Mengulik Lebih Jauh Cara Kerja Algoritma TikTok Di Tengah Isu Hangat’.

Dari segi algoritma, Anggini mengungkapkan justru di TikTok nan menentukan konten nan muncul pada pengguna adalah di tangan mereka sendiri. Pengguna TikTok nan mempunyai kuasa besar terhadap apa saja tontonan konten nan mereka konsumsi setiap hari.

Nyatanya soal algoritma di TikTok sendiri terang Anggini sering terjadi konsep nan salah apalagi pihaknya malah dituduh telah melakukan feeding konten. Sebagai contoh mengenai rumor bentrok Israel dan Palestina nan terjadi di Indonesia disebut bahwa TikTok pro Israel lantaran pengguna sering memandang konten tersebut.

Sementara di negara-negara nan lebih ke sekutunya, TikTok disebut Pro Palestina. Lantas perihal tersebut bagi Anggini bukanlah semestinya apa nan sesungguhnya terjadi lantaran apa nan ada di laman For Your Page (FYP) merupakan pilihan pengguna.

Dengan begitu, Anggini menyebut ada tiga perihal faktor-faktor nan mempengaruhi konten nan muncul di For Your Feed mencakup Interaksi Pengguna, Informasi Video, dan Pengaturan Perangkat serta Akun. Pada saat pertama kali pengguna membikin akun TikTok, Interaksi Pengguna diawali dengan pemilihan minat seperti olahraga, komedi, dance, pendidikan, dan lain-lain.

Namun Interaksi Pengguna sendiri tidak tetap melainkan sehingga algoritma pun bakal mengikuti. Jika pengguna berinteraksi dengan video nan mempunyai tema baru nan sedang tren lainnya makan bakal bersambung dan berkembang tetapi jika tidak berinteraksi maka bakal menghilang sehingga algoritma di TikTok sifatnya intuitif dan dinamis.

Interaksi video di TikTok juga termasuk memberikan likes, menonton hingga selesai, dan membagikan ke platform lain. Hal lain nan tak kalah krusial nan mempengaruhi konten nan muncul di For Your Feed adalah pengaturan perangkat  dan akun di mana nan sering dibuka alias publik bakal mudah terbaca oleh algoritma.

 TikTok-x-Forwat-2

Selain itu adalah pilihan Bahasa Indonesia juga mempengaruhi pilihan konten nan bakal didominasi oleh konten-konten Indonesia. Begitu pula dengan pilihan bahasa lainnya seperti Inggris alias Jepang nan juga bakal mengikuti Negara pilihan Bahasanya.

Semua pengaturan tersebut bakal membentuk tingkah laku pengguna di TikTok sehingga bakal menjadi kode bagi algoritma untuk feeding konten di akun TikTok kamu.

Oleh lantaran algoritma TikTok dipegang kendali oleh pengguna maka video-video nan dibuat oleh pengguna bakal mendapatkan hubungan justru berasas konten dan bukan berasas pengikut alias followers. Pengguna nan baru membikin video, kontennya bakal masuk ke pengguna nan juga mempunyai minat nan sama.

Kemudian semua konten video nan dibuat di TikTok oleh pengguna tidak begitu saja ditayangkan melainkan dimoderasi oleh tim TikTok nan menggabungkan dua tenaga ialah mesin dan manusia. Setiap konten nan dibuat bakal ditinjau  dan jika melanggar Panduan Komunitas TikTok maka bakal tidak tayang.

Akan tetapi TikTok sebagai platform bisa jadi salah dalam melakukan moderasi. Maka dari itu pengguna nan membikin konten bisa mengusulkan keberatan ke TikTok.

Namun moderasi video di TikTok menurut Anggini tidak hanya satu siklus alias alur, bisa jadi konten video nan dibuat sudah naik tapi tiba-tiba diturunkan dan perihal tersebut nan sering terjadi sehingga pengguna banyak nan kecewa lantaran membikin konten tidak mudah.

“Hal tersebut terjadi biasanya lantaran ada laporan dari pengguna lain. Jika laporan tersebut ditinjau lagi dan tidak sesuai dengan panduan komunitas kami maka konten bakal ditarik kembali. Jadi TikTok itu bukan berapa followers nan tonton lantaran TikTok itu adalah konten distribution platform.” ujarnya.

 Tiktok-fitur-tombol-tidak-tertarik

Sebagai tambahan informasi, TikTok juga menyediakan fitur untuk membatasi konten nan tidak Anda suka ialah berupa tombol Tidak Tertarik untuk menyaring konten pada laman FYP kamu. Caranya pada saat memandang konten video Anda bisa pilih ikon Bagikan alias tanda panah ke kanan dan pilih ikon tombol hati terbelah dua.

Kemudian untuk membatasi konten nan tidak Anda minati dan bisa jadi tak sengaja muncul di FYP Anda maka Anda bisa mengelola Pengaturan dan privasi di laman profil. Lalu pilih menu Preferensi konten dan pilih Filter kata kunci video. Selanjutnya ketuk Tambah kata kunci untuk memasukkan kata-kata nan tidak pantas.

Nah jika Anda jenuh dengan konten video nan muncul di laman FYP Anda maka Anda bisa menyegarkan konten dengan mengaturnya pada menu nan sama Preferensi konten. Lalu pilih menu Segarkan Feed untuk Anda dan Anda bakal mengulang kembali dari awal pada saat pertama kali membikin akun memilih minat nan disukai.

Tentang penulis

Ageng Wuri

Reporter nan aktif menulis seputar buletin terbaru di bumi smartphone, tablet, IoT, laptop, hingga peralatan elektronik rumahan.

Selengkapnya
Sumber gadget trending
gadget trending