Fuji An Pamer Wajah Melas Rayyanza di Bali, Momen Dipanggil Kakak Bikin Gemas | Retorikaku

Sedang Trending 10 bulan yang lalu

WowKeren - Fujianti Utami diketahui liburan di Bali berbareng rombongan family Sultan Andara Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Di momen spesial itu, Fuji rupanya reuni dengan sosok imut Rayyanza namalain Cipung.

Di unggahan IGnya, Fuji pamer wajah melas Rayyanza. "Aku salah apa ya kak," demikian keterangan foto Rayyanza nan pamer wajah kocak nan melas bak sadar dikerjai Fuji.

Di video lainnya, terkuak hubungan Fuji dan adik Rafathar itu. Rupanya, Fuji gemas lantaran Cipung memanggilnya dengan julukan "Kakak".

Instagram

Fuji Gemas Pada Rayyanza

"No no," kata Aan. "Aku gak boleh joget?" seru Fuji ke Cipung. "Ini kakak," kata Aan menunjukkan Cipung "Kakak, bulan," seru Cipung. "Aaa gemesnya," kata Fuji.

Sebelumnya, Fuji memang kerap berjumpa dengan Cipung. Menyukai anak kecil, Fuji pun suka gemas pada Cipung.

"Pengen bawa pulang," ujar Fuji. "Ya Allah kocak banget. Abang gue cepet nikah kek. Panggilan terbuka buat Fadly Faisal dan Frans Faisal, tolong kalian cepet nikah dan punya anak. Kalau bisa kembar, jadi satunya di kalian satunya di aku. Pengen banget punya bayi lagi tapi jangan gua."

Disisi lain, Fuji juga dijuluki sebagai sosok Rich Aunty. Ia berdedikasi mengasuh Gala Sky dan kerap dipuji soal ketulusannya pada sang ponakan.

Dalam sesi deep talk dengan Thariq Halilintar, Fuji sempat mengungkap angan buat masa depan Gala. Fuji berambisi Gala bisa mendapat pendidikan terbaik.

"Kalau menurut kamu, udah punya planning buat Gala? Misal pas TK, orangtua banyak nan mikirin gak usah TK dulu, mendingan banyakin waktu sama orangtua alias mau langsung didaftarin," seru Thariq. "Aku awalnya gak kepikiran, saya setujunya langsung TK, tapi kelak tergantung mama. Kan wali nan sah mama, tergantung keputusan mama, saya hanya kasih saran," ujar Fuji.

Fuji juga berupaya tegas pada Gala. Meski mau pendidikan terbaik, Fuji juga berambisi Gala menempuh pendidikan di sekolah umum agar tumbuh menjadi anak nan mandiri.

"Mungkin SD SMP Internasional, jika SD kan pembentukan karakter nan paling kuat, jadi kudu bagus, lantaran saya relate, sekolahku kurang. Aku pengen nan terbaik. Kalau buat SMA negeri aja, biar ngerasain ha ha he he," ujar Fuji. "Tapi susah lho, biasanya orang dari international school ke negeri pasti culture shock," seru Thariq. "It's okay, dia kudu terbiasalah, masak mau diatas mulu, gak kebawah-bawah. Namanya juga hidup kita gak ada nan tahu lho. Masak dimanjain terus," seru Fuji.

(wk/riaw)

Selengkapnya
Sumber News Trending
News Trending